Login

Powered by Blogger

Wednesday, January 13, 2010

Khuyu'

Sesungguhnya khuyu' merupakan manevestasi tertinggi dari sehatnya hati. jika ilmu khusyu' telah sirna maka berarti hati telah rusak. bila khusyu' tidak ada berarti hati telah di dominasi berbagai penyakit yang berbahaya dan keadaan yang buruk, seperti cinta dunia dan persaingan untuk mendapatkanhya. bila hati telah didominasi berbagai penyakit maka telah kehilangan kecendrungan kepada akhirat. bila hati telah sampai kepada keadaan ini maka tidak ada lagi kebikan bagi kaum muslimin. karena cinta dunia menimbulkan persaingan untuk mendapatkanya, sedangkan persaingan terhadap dunia tidak layak menjadi landasan tegaknya urusan dunia dan akhitat

Hilangnya khusyu' merupakan tanda hilangnyha kehidupan dan dinamika hati sehingga membuatnya tidak bisa menerima nasehat dan dominasi oleh hawa nafsu. bayangkanlah bagai mana keadaanya setelah itu?. pada saat hawa nafsu mendominasi hati, dan nasehat atau peringatan tidak lagi bermanfaat baginya maka berbagai syahwat pun merajalela dan terjadilah perbuatan kedudukan, kekuasaan, harta dan nafsu syahwat. bila hal-hal ini mendominasi kehidupan maka tidak akan terwujud kebaikan atau agama.

Khusyu' adalah ilmu sebagai mana ditegaskan hadists Nabi SAW. ilmu ini tidak banyak mengetahuinya. bila anda telah menemukan orang yang khusyu' yang bisa mengantarkan anda kepadanya maka berpegang teguhlah kepadanya dan sesunggunya ia orang benar-benar berilmu : sebab itulah tanda ulama akhirat:

"Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan apa bila al-qu'an di bacakan kepada mereka, mereka meyungkur atas muka mereka sambil bersujud, dan mereka berkata :"maha suci tuhan kami ; sesungguhnya janji tuhan kami pasti di penuhi." Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambul menagis dan mereka bertambah khusyu" (al-Isra':107-109)

Selengkapnya.....

Monday, September 01, 2008

Minimal Tersenyumlah (part-1)

Mungkin kita belum menyadari, bila senyum merupakan karunia Allah khusus untuk manusia. Ciptaan Allah SWT di bumi ini, tidak mendapat karunia tersenyum seperti manusia. meski dianggap soal sederhana, tapi senyuman yang menjadi karunia khusus dari AllahSWT untuk kita itu memunculkan banyak makna bagi diri sendiri maupun orang lain. Ia adalah bahasa jiwa yang berlaku untuk semua manusia, lintas suku, bangsa, perbedaan bahasa apalagi sekedar warrna kulit. Ia bahasa hati, bahasa perasaan, bahasa cinta. senyum yang di inginkan tentu senyum memang bukan semata-mata bibir yang di tarik. Tapi senyum tulus tidak hanya di perlukan gerak bibir, melainkan pancaran mata yang bersahabat. Karena bisa saja bibir tampak tersenyum, namun mata tetap mencerminkan kesedihan, bahkan kemarahan.

Ada banyak ragam senyum. Mulai senyuman yang bermakna baik hingga senyuman yang bermakna sebaliknya. karena ada juga senyuman sinis, senyuman kecut, senyuman yang bermakna penghinaan, dan semacamnya. Ada senyuman yang mamancing orang lain untuk mabuk kepayang dan mau terseret pada lembah maksiat. Inilah senyuman yang menggoda yang di tebar oleh para lelaki dan wanita penggoda. Senyum sejenis ini tentu akan membawa bencana karena bisa menyebabkan orang melanggar larangan ALLAH SWT. Dalam Al-Qur'an di sebutkan juga sifat orang-orang berdosa yang melakukan senyum dan tawa untuk menghina Ayat-ayat Allah SWT (lihat Qs. Az Zukhruf ayat 47), senyum sinis dan menertawakan orang-orang beriman (lihat Qs. AL Mutaffifin ayat 29).
yang kita inginkan adalah senyum ketegaran. Senyum yang bisa membangkitkan energi kita menghadapi berbagai ujian hidup, apapun bentuknya. senyum yang bisa membantu dan memperkuat ketabahan dalam menjalani misi kemanusiaan seperti yang Allah SWT ridhai. Senyum seperti inilah yang kerap tersungging dari bibir para orang-orang shalih. Senyum yang mengembang dan menggetarkan nurani orang-orang yang melihanya. Itulah senyum yang digambarkan oleh Rasulullah SAW sebagai shadaqah. senyum ketulusan yang tidak akan bisa dilakukan oleh orang-orang yang penuh ambisi, sombong dan angkuh. (Tarbawi)

Selengkapnya.....

Monday, March 17, 2008

KUANTAR ANDA DENGAN CINTA (Part 2)

Kini kuantar dengan cinta, agar jiwa bergelora senantiasa . sebab cinta itu dahsyat. pesonanya memikat, ruhnya meningkat, kekuatanya dasyat, mengubah, menghidupkan, menggelorakan, mengerahkan, memerdekakan , tp kadang cinta juga bisa membutakan kalau tak di pandu dengan ilmu, bila tak dibingkai iman, bila tak ditata dalam ibadah, saat lepas dari koridor akhlak mulia.
Cinta itu Ruhul Hayat. pilar untuk selamat, sebagai kekuatan grafitasi dapat menahan bumi dan bintang-bintang dari tumbukan, tubrukan, tabrakan, kehancuran, terbakar dan berguguran, maka cinta mengikat kuat, dan menghasailkan energi yang berlipat.
Nabi SAW menegaskan "Jiwa-jiwa manusia bagai bataliyon pasukan yang dikerahkan, bila saling kenal maka akan saling terikat kuat, bila taksaling kenal akan saling bertikai" begitulah. jika cinta dan kasih sayang telah mempengaruhi relung kehidupan, niscaya manusia tiada lagi membutuhkan keadilan dan undang-undang "( Yusuf al-Qardhawi, Iman dan kehidupan, hal.126)
Cinta Itu memberi. Cinta membawa misi, maka deklarasikan, buktikan. Jangan pernah lari dari komitmen. berikan untuk yang kita cintai senantiasa.
Cinta telah mengubah segalanya. Kesultan, rintangan dan ancaman adalah energi sumbu sukses, nikmat membawa bahagia. Kalau sudah cinta, rintangan mengubah semangat, melahirkan pribadi kuat menggerakkan, membangkitkan.
Nah...! Ketika cinta harus memilih... takusah kelain hati, karena memeng takperlu ke lain hati. disinilah kita dihadapkan pada pilihan-pilihan hidup kita. pilihan resiko, pilihan jalan, pilihan komitmen, pilihan bahagia. Sebagai mana dikatakan oleh Iman al-Baihaqy, "Cinta yang tampak buahnya dalam sikap dan prilaku, serupa dengan kehidupan sebagai hasil rasa kagum kepada seseorang." (Tarbawi, edisi 90)
Kita bebas memilih. Cinta kitalah yg berbicara. apapun cinta kita, apapun pilihan kita, sebenarnya itu untuk kepintingan kita, baik ketika memilih nikmat dunia maupun merindu syurga. Terserah Anda (Way To Win)

Selengkapnya.....

Saturday, December 08, 2007

KETIKA CINTA HARUS MEMILIH (Part 1)

“Cinta menghilangkan segala rasa sakit”(KH. Rahmat Abdullah) Kalau cinta sudah melekat semua terasa nikmat!, begitulah cinta yang tumbuh merekah. Bunga-bunga bermekaran. Kupu-kupu berterbangan. Hati berbunga-bunga. Jiwa menggelora. Semua rasa sakit hilang musnah. Semua kesulitan terasa mudah. Kelelahan menjadi anugrah.

Kekuatan Cinta
“ Barang siapa yang mengintip pahala karena keikhlasanya, niscaya menjadi ringanlah semua tugas yang berat ini” (Ibnul Jauzi Rahimahumullah) Subhanallah begitu indahnya cinta, dalan rasanbya ia menghunjam dada. Dasyat energinya, mampu megubah dan menggubah segala yang sederhana menjadi luar biasa. Mengubah pernikahan berbuah syurga. Menikah dengan bidadari berkulit menyala.tak pernak dijamah apalagi di rabah. Mereka menunggu “pengantin lelaki” syuhada sejati. Kitakah salah satunya? Wallahu a’lam

Biar tak kebablasan berbicara cinta mari kita lihat apa kata ahlinya. Menurut Abul Faraji Ibnul Qoyyim Rahimahullah, faktor yang mendorong dan meyebabkan tumbunya rasa cinta adalah:

  1. Sifat-sifat yang dimiliki orang yang dicintai dan pesona kieindahanya.
  2. Perasaan orang yang mencintai terhadap orang yang di cintai
  3. Keserasian yang meliputi keselarasan dan kesesuaian antara orang yang mencintai dengan orang yang di cintai.

Bila ketiga hal ini menguat dan sempurna, cinta pun kuat dan megakar. Dasyat. Bila pudar, lemah, maka musibah pun segera menerpa. Gagal. Kecewa. Gundah.
Apa relepansi cinta dalam kemenangan hidup kita? Rasulullah menggariskan bahwa kita belum mencapai derajat iman dan kecintaan yang sempurna, sebelum mampu segala sesuatu bagi orang lain sebagai mana kita mencintai buat diri kita sendiri. Ekspresi cinta pada orang lain sejatinya kebutuhan dan kemanfaatan buat diri sendiri yang mencintai. Inti cinta apa manfaat yang di dapat. Pada apapun kita mencintai, dari situlah manfaat digali. “Katakanlah: (Jika kamu(benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan megampuni dosa-dosamu) Allah maha pengampun lagi maha penyayang “ QS. Ali Imran 31)

Mencintai Allah, mengikuti Nabi, akan dibalas kecintaan dan dihapus dosa yang di lakukan. Enak bukan? Jadi cinta itu aslinya pamrih ingin dapat balasan. Iya kan?. Kita kinta bekerja agar dapat gaji atau bayaran yang lumayan. Cinta pasangan agar dibalas dan dilayani dengan kesetiaan. Cinta profesi agar lebih berprestasi. Cinta keluarga agar bahagia. Cinta ibadah agar raih syurga karena itulah kita perlu mengarahkan cinta ini agar menjadi “Modal” kemenangan kita. Wallahu a’lam (Way To Win)

Selengkapnya.....

Wednesday, June 20, 2007

Mengapa kita enggan meminta ?

Allah maha mendengar, maha mengetahui, lagi maha kuasa melakukan apa saja tetapi Allah memberikan kekuasaan kepada manusia untuk mengajukan permohonan, keinginan dan harapan kepadanya.

Manusia sangat memerlukan sandaran yang dapat memberikan kekuatan pada dirinya pada saat dia lemah, ketika segala kekuatan di luar dirinnya tidak mampu lagi menopang dan menunjang dirinya, di waktu semua jalan keluar serasa tertutup baginya.
Pada saat seperti ini tiada jalan bagi manusia untuk dapat menentramkan diri, menenangkan hati, dan menjernihkan pikiranya, selain hanya mengadukan nasib dan keadaanya kepada yang maha mutlak megatur dan menentukan jalan hidupnya. Dan jalan untuk mendekatkan diri kepada yang maha mutlak ini adalah dengan meminta, memohon dan berdoa. Seperti dalam firman Allah :

“Dan apa bila hamba-hambaku bertanya tentang aku, sesungguhnya aku dekat. Aku kabulkan Do’a orang yang memohon kepada-ku. Akan tetapi, hendaklah mereka memenuhi (seruan)-ku dan hendaklah mereka beriman kepada-ku agar mereka terpimpin pada jalan yang benar.” (QS. Al-Baqarah:186)

Meminta dan berdoa itu berfungsi sebagai sarana pengaduan manusia yang tengah tercekam oleh kemelut, kesusahan, dan penderitaan. Meminta tidak semata-mata di maksudkan untuk memohon pertolongan kepada Allah agar Dia melepaskan kita dari kesulitan dan penderitaan. Tetapi meminta juga sebagai sarana memohon kepada Allah untuk meningkatkan kwalitas dan kemampuan diri kita, sehingga dapat melakukan segala tugas yang kita emban dapat berjalan dengan baik dan berhasil.
Untuk mecapai maksud ini, kita tidak mampu bersandar pada kekuatan diri sendiri atau pertolongan sesama manusia, sebab rintangan yang kita hadapi jauh lebih besar dari kekuatan yang kita miliki dan kekuatan manusia secara keseluruhan. Sayangnya permintaan dan doa kita kepada Allah sering kali tidak berfungsi sebagai manaseharusnya, padahal kita merasa telah melakukanya di banyak waktu dan kesempatan

By Idho Mahessah

Selengkapnya.....

Wednesday, March 28, 2007

Wahai hamba ALLAH

Apa bila kalian ingin di jaga Allah.... maka jagalah Allah

Apa bila kalian ingin meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat... maka jagalah Allah
Apa bila kalian ingin keselamatan dari segala mara bahaya... maka jagalah Allah
Sebenarnya kalian telah mengetahui bagai mana cara kalian menjaga Allah azza wajalla, yaitu dengan cara kalian bertakwa kepada-Nya. Kalian pun telah mengetahui cara lain menjaga seluruh anggota badan kalian, sehingga kalian tidak mengerjakan dengannya apa-apa yang di haramkan Allah. sebaliknya, kalian harus berusaha menundukkannya untuk melaksanakan ketaan kepada Allah.

Setelah kalian telah mengetahui semua ini, tinggallah kalian mengamalkan hadits yang berbunyi : Jagalah Allah - sepengetahuanmu - niscaya kalian di jaga Allah dari segala kejahatan dan segala yang kalian tidak sukai. Janganlah sekali-kali kalian lupa kepada Allah 'azza wajalla

Wahai saudaraku yang budiman ingatlah pesan ini, dengan menyampaikan pesan Nabi SAW kepada Ibnu Abbas ra :
Jagalah Allah, niscaya kalian di jaganya...
Jagalah Allah, niscaya kalian mendapati Dia di hadapanmu...
Apa bila kalian meminta maka mintah kepada Allah...
Apa bila kalian memohon pertolongan, maka mohon pertolonganlah kepada Allah

Dan ketahuilah sekiranya ummat itu bersepakat untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat pada kalian, kecuali sesuatu yang memang telah di tetapkan Allah pada kalian.
Dan sekiranya mereka bersepakat untuk memberikan sesuatu yang berbahaya kepada kalian, kecuali sesuatu yang telah Allah tetapkan kepada kalian. Pena-pena telah terangkat dan lembaran-lebaran catatan amal telah kering.

Dan akhirnya, kami megucapkan segala puji bagi Allah, rabb yang meguasai alam semesta. sholawat dan salam semoga tetap tercurahkan atas jujungan nabi kita Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabat beliau.

By : Idho di sadur dari buku Agar kita di jaga Allah
Desain ficture: loveallah

Selengkapnya.....

Thursday, February 15, 2007

Menikah Tidak Hanya Bermodalkan Cinta

Cinta Memang menjadi modal utama sebuah pernikahan yang berlandaskan iman. Namun cinta saja tidak cukup untuk menokohkan bangunan rumah tangga. Harus ada keikhlasan. Ikhlas ketika penghasilan suami tidak sebanding kebutuhan, ikhlas melakukan pekerjaan rumah tangga walau lelahnya tidak seimbang dengan apa yang kita makan. Selain ikhlas, ada sifat yang harus senantiasa kita pupuk yaitu sabar. Seyikh Yusuf Qardhawi mengungkapkan sabar dalam kekayaan adalah zuhud, sabar menerima apa yang terjadi adalah tidak mengeluh, sabar dalam kemiskinan adalah qnaah, sabar adanya musibah dengan tawakkal, sabar memegang rahasia adalah amanah. sabar memang tidak ada batasnya.
Ikatan pernikahan merupakan perjanjian yang berat (Mitsaqan Ghalizan), tidak bisa di gampangkan begitu saja. Ada yang perceraian dan pertengkaran di sebabkan oleh hal-hal sepele. Misalnya, terlambat menyediakan sasrapan pagi, perbedaan kebiasaan, istri yang tidak bisa memasak dan sebagainya. Padahal, Al-Qur'an menggunakan istilah mitsaqan Ghalizhan minimal dalam tiga konteks.
  1. Konteks ikatan pernikahan seperti disebutkan dalam Qs. An-Nisaa' ayat 21.
  2. Konteks perjanjian ALLAH SWT. Dengan Bani Israil seperti di sebutkan dalam QS. An-Nisaa' ayat 154.
  3. Konteks perjanjian ALLAH SWT. dengan para Nabi-nabinya bahwa mereka akan menyampaikan ajaran agama kepada ummatnya masing-masing seperti di sebutkan dalam QS. Al-Ahzab ayat 7.
Maka Ikatan pernikahan sekaliber dengan perjanjian ALLAH dengan BANI ISRAIL dan PARA NABI. Pernikahan bukan hanya sebagai tiket untuk dapat berhubungan secara halal. Lebih dari itu, pernikahan adalah media aktualisasi ketakwaan. Orang-orang yang menyadari hal ini akan tetap menunjukkan kebaikan (cinta) pada pasangannya meski cintanya sedang surut pada pasanganyan
(Qaulan sadiida)

Selengkapnya.....

Thursday, November 23, 2006

NAUNGAN CINTA

Cinta adalah kejujuran, ketulusan dan kesetiaan

Cinta adalah kelembutan, keikhlasan dan perjuangan
Cinta adalah keharmonisan keserasian dan keselarsan

Cinta adalah kejujuran yang harus di perankan

Cinta adalah ketulusan yang harus di berikan

Cinta adalah kesetiaan yang harus di buktikan

Cinta adalah kelembutan yang memancarkan cahaya kedamaian

Cinta adalah kesucian yang harus dijaga dari sifat kekotoran

Cinta adalah keharmonisan, keserasian dan keselarsan yang harus di jaga

Cinta semestinya berhulu iman bermuara takwa dan kebersihan jiwa
NAUNGAN CINTA

(Naungan Cinta 24, Nov 2006)

NAUNGAN CINTA

Selengkapnya.....

Sunday, October 29, 2006

MOHON MA'AF LAHIR DAN BATHIN


Tiada kata seindah Dzikir
Tiada Bulan seindah Ramadhan
Dihari yang Fitri ini mari eratkan silaturrahmi
Ijinkan kedua tangan bersimpul ma'af

Untuk lisan yang tak terjaga
Janji yang terabaikan..
Hati yang berprasangaka..
Dari segala perbuatan..
Yang pernah menyakitkan..

Taqobbalallahu Minna Waminkum..
Washiamana Washiamakum..
Minal Aizin Walfaizin..
Mohon Ma'af Lahir Bathin

(Maaf Lahir Bathin, 29-Oktober-2006)

Selengkapnya.....

Monday, October 09, 2006

KETIKA AKU MENCINTAIMU

Ketika aku mencintaimu..
Ketika detik-detik itu..
Dua insan di pertemukan
Dalam ikatan ijab kabul..

Ini adalah sebuah awal..
Dari bab-bab baru..
Yang akan tertulis..
Dalam lembaran buku kehidupan..
Seorang anak manusia..

Lebaran-lembaran kisah kehidupan..
Yang tentu berbeda dengan sebelumnya..
Yang kini telah hadir seseorang..
Yang mencintaiku
Yang harus kucintai
Yang harus kujaga
Yang harus kulindungi
Yang harus kusayangi

Yang selalu memperhatikanku
Yang juga selalu kuperhatikan
Tempat curahan hatinya
Dan tempat curahan hatiku

Tempat berbagi rasa..
Tempat berbagi canda..
Tempat berbagi tangis..
Tempat berbagi bahagia...
Tempat berbagi susah...
Tempat berbagi marahhh...

Yaa seseorang itu adalah istriku...
Istri yang allah berikan kepadaku...
Semoga kamu menjadi Istri yang sholeha..

(Wanita Sholeha, Ido 16-Agustus-2006)

Selengkapnya.....

Sunday, September 17, 2006

Marhaban Yaa Ramadhan

10 Indikasi orang-orang yang gagal meraih keutamaan Ramadhan :


-Apabila di bulan Sy'aban kurang melakukan persiapan-persiapan ma'nawiah dan jazadiah
-Apabila target bacaan Al-Qur'an yang kita rencanakan tidak tercapai
-Apabila puasa tidak mampu menjaga mulutnya dari perkataan yang tidak baik
-Apabila puasa tidak mampu menjaga matanya dari pandangan yang tidak baik
-Ketika malam ramadhan tidak ada bedanya dengan malam-malam di luar ramadhan
-Ketika berbuka melampiaskan nafsunya makannya
-Apabila di bulan Ramadhan Tidak meningkatkan infaknya
-Ketika menjelang idul fitri sibuk dengan urusan materi
-Apabila idul Fitri merasa terbebas dari ramadhan
-Apabila ibadah-ibadah di bulan ramadhan tidak memberikan bekas di sebelas bulan berikutnya

Selengkapnya.....

Thursday, August 31, 2006

JANGAN BILANG CINTA

Ya, jangan bilang cinta kalo kita masih setengah hati mencintai..
Jangan pernah ucapkan kata cinta
Jika kita masih tak bisa memberikan pengorbanan..
Terbesar dalam hidup kita demi yang kita cintai

Jangan sampai keluar kata cinta..
Jika kita tak berani membela yang kita cintai..
Sebab, cinta bukan hanya ucapan yang manis di bibir..
Bukan kata yang kedengarannya indah di telinga..
Dan bukan pula tulisan yang membuat kita merasa bahagia..

Karena cinta harus diwujudkan dalam perilaku..
Kalimat sakti itu harus tercermin dalam perbuatan dan pikiran kita
Sekali berani bilang cinta..
Maka seharusnya kita harus berani berkorban..
Berani membela..
Berani bertanggung jawab terhadap apa yang kita cintai.

Jangan pula berpura-pura jadi orang yang penuh cinta..
Dengan menipu diri..
Karena sejatinya kita belum sepenuhnya mencintai..
Apa yang kita cintai

Cinta itu bukan main-main..
Cinta adalah wujud dari keseriusan kita
Bahwa kita akan berusaha melakukan apa saja demi yang kita cintai

Kalau kita mengecewakan apa yang kita cintai
Tentunya cinta kita palsu..
Kalau kita mengkhianati apa yang kita cintai
Tentunya bukan cinta sejati..

Jika benar-benar cinta kepada apa yang kita cintai..
Kita tidak akan pernah mengecewakan apalagi mengkhianatinya

Jangan bilang cinta kepada Allah, jika…
Jika kita masih melanggar aturanNya

Sungguh sangat aneh jika kita berani mengatakan cinta kepada Allah
Sementara kita suka menolak perintahNya..
Sungguh sangat tidak baik jika kita berani mengatakan cinta kepada Allah
Sementara laranganNya malah kita lakukan..

Pastinya ada yang error alias tulalit kalau kita bilang..
Aku cinta kepada Allah Swt
Tapi dalam kelakuan kita..
Selalu tidak mencerminkan kecintaan kita kepadaNya

Jangan bilang cinta kepada Rasulullah saw....
Jika kita masih melanggar aturan yang ditetapkan Rasulullah saw
Sebab, apa yang disampaikan oleh Rasulullah saw
Sejatinya adalah wahyu dari Allah Swt..
Ditegaskan oleh Allah Swt dalam firmanNya (QS an-Najm [53]: 2-4)

Jangan bilang cinta kepada Rasulullah saw...
Jika hanya mengambil sebagian ajarannya..
Dan meninggalkan sebagian besar ajarannya yang lain
Kalo kita cinta kepada Rasulullah saw
Berarti harus mengambil seluruh yang dibawahnya

Oke, boleh bilang cinta kepada Rasulullah saw..
Asalkan kita berani pula untuk mentaati segala perintahnya..
Dan meninggalkan segala larangannya

Jangan bilang cinta kepada ortu...
Jika kita masih suka melawannya..
Mencelahnya..
Merendahkannya..
Dan bahkan menghinanya..

Jangan bilang cinta kepada kaum Muslimin...
Jika kita tidak mau bekerjasama saling mengingatkan..
Dalam kebenaran..
Saling membantu jika di antara kita mengalami kesusahan

Jangan bilang cinta kepada diri sendiri...
Jika kita senang menjerumuskan diri...
Dalam bahaya dan kerusakan...

Oke..., semoga renungan sederhana ini
Bisa mengingatkan kita untuk mengevaluasi kehidupan kita..

Semoga kita menjadi orang-orang yang benar-benar mencintai..
Allah Swt..
RasulNya...
Ortu kita...
Kaum Muslimin...
Dan diri kita sendiri...

Nah, ini yang harus dibuktikan dalam pikiran dan perbuatan sesuai tuntunan..
Amin yaa Rabbal Alamin..

(Keagungan Cinta, 31-Agustus-2006)

Selengkapnya.....

Wednesday, August 23, 2006

HAKEKAT KEMERDEKAAN

Oleh : KH Abdullah Gymnastiar
"Kemerdekaan dapat kita nikmati pula jika kita dapat menghindar
i penjajahan dalam diri kita, misalnya dalam bentuk amarah. "

Saudaraku, betapa pentingnya kita mengambil hikmah kemerdekaan ini. Kemerdekaan dapat diartikan pula agar kita mampu membebaskan diri dari berbagai belenggu yang dapat merusak martabat kita sebagai manusia mulia,
karena terjajah oleh sesuatu selain Allah. Kemerdekaan dapat kita nikmati pula jika kita dapat menghindari penjajahan dalam diri kita, misalnya dalam bentuk amarah.

Kita harus berjuang sungguh-sungguh untuk melatih diri menjadi seorang yang dapat mengendalikan amarah, melatih diri untuk tidak mudah tersinggung, melatih diri untuk mudah memaafkan dan memaklumi keadaan orang lain, bahkan kalau bisa latih diri kita untuk membalas dengan kebaikan kepada orang-orang yang khilaf berbuat keburukan kepada kita. Insya Allah hidup ini lebih ringan dan bermartabat jika kita mampu melakukannya. Wallahu a’lam bish showab (Cyber MQ)

Selengkapnya.....

Monday, August 21, 2006

KEAGUNGANMU

Puisi ini di ambil dari muhasabah Aa Gym semoga bermanfaat buat teman-teman...

Betapapun seluruh kata-kata dirangkum...

Untuk memuja muji Allah..
Pastilah tiada arti di banding keagungan Allah
Yang sesungguhnya..

Betapapun seluruh mahluk berhimpun..
Langit dan bumi untuk memuja muji Allah
Pastilah mungil di banding kebesaran Allah
Yang sesunggunnya..

Puja dan puji hanyalah milik Allah
Tiada pernah setitik pun pujian yang datang kepada Allah
Kecuali titik itu adalah milik Allah
Tiada pernah terhembus pujian kepada seorang hambah
Kecuali hembusan itu pujian dari Allah
Sebaik-baik pujian adalah meneguhkan diri
Dalam kemaha agungan Allah..

Saudaraku...
Jangan pernah melihat diri sebagai orang yang terpuji..
Tetapi liat diri sebagai orang yang diselimuji pujian Allah

Saudaraku...
Allahlah pesona bagi kita kenikmatan memuja muji Allah
Itulah sesungguhnya kenikmatan kita...

(Keagunganmu, 21-Agustus-2006)

Selengkapnya.....

Monday, August 14, 2006

TIPS MENGHINDARI KEGELISAHAN

Apa yang harus dilakukan oleh seseorang bila susah tidur karena terbayang oleh kegelisahan di atas peraduanya
    Membaca dzikir-dzikir yang di anjurkan oleh syariat "Ingatlah Allah hanya dengan mengingat ALLAH hati menjadi tentram." (Qs. 13:28)
    Menghindari kebiasaan tidur hari kecuali terpaksa "Kami jadikan siang untuk mencari kehidupan." (Qs. 78:4)
    Membaca atau menulis sebelum waktu tidur sampai datang rasa ngantuk."Katakanlah: 'Ya tuhanku, tambahkanlah ilmu pengetahuan kepadaku." (Qs. 20.114)
    Melelahkan tubuh dengan melakukan kerja yang berguna pada siang harinya. "Dia telah menjadikan siang untuk bangun berusaha." (Qs. 25:47)
    Tidak banyak mengkonsumsi minuman yang mengandung bahan (Cofein dan sejenisnya) seperti kopi dan teh.
(Laa Tahzan)


Selengkapnya.....

RESEP MENGHINDARI ORANG YANG DENGKI

Seringlah membaca surat Mu'awwidzatain (Surat An-naas dan Al-Falaq) berikut dzikir dan doa yang berkaitan denganya secara umum "Dan dari kejahatan orang-orang dengki apa bila dia dengki." (Qs. 113:5)
Sembunyikan urusan anda dari orang yang dengki, sebagai mana surat Ya'qub kepada anak-anaknya: "Janganlah kamu bersama-sama masuk dari satu pintu gerbang, tetapi masuklah kamu dari pintu gerbang yang berlainan." (Qs. 12:67)
Menjauhlah darinya "Jika kamu (Fir'aun dan pengikunya) tidak mau beriman kepadaku (Musa) maka janganlah kamu menggangunya." (Qs. 44:21)
Berbaiklah kepadanya untuk menghindari gangguanya, "Takutlah ( perbuatan buruk) dengan perbuatan lebih baik." (Qs. 23:96)

(Laa Tahzan)

Selengkapnya.....

BERAHLAQ BAIKLAH DENGAN SIAPA SAJA

"Sesungguhnya seseorang dengan ahlaq baik dapat mencapai kedudukan orang yang puasa (siang hari) dan qiam (di malam harinya)." (Al-hadist)
"Maukah aku contohkan kepada kalian orang yang paling kusukai diantara kalian dan yang paling dekat diantara kalian denganku pada hari kiamat nanti ? Yaitu orang yang paling baik ahlaqnya di antra kalian." (Al-Hadist)
"Sesngguhnya engkau (Muhammad) Benar-benar berbudi pekerti yang mulia." (Qs. 68:4)
"Di sebabkan rahmad dari Allahlah engkau (Muhammad) menjadi lemah lembut terhadap mereka sekiranya engkau bersikap keras lagi berhati kasar tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu." (Qs. 3:159)
"Ucapkanlah kata-kata yang baik kepada sesama manusia." (Qs. 2:28)

(Laa Tahzan)

Selengkapnya.....

Sunday, August 06, 2006

WANITA SHOLEHA

Wanita Sholeha adalah sebaik-baik keindahan
Menatapnya menyejukkan hati
Mendengarkan suaranya menghangatkan batin
Di tinggalkan menambah keyakinan

Wanita sholeha adalah bidadari syurga yang hadir di dunia
Wanita sholeha adalah ibu dari anak-anak yang mulia
Wanita sholeha adalah istri yang menguatkan jihad suami
Wanita sholeha adalah penebar rahmat bagi rumah tangga cahaya bagi dunia dan akhirat

(Wanita sholeha, ido. Agustus 6 2006)

Selengkapnya.....